Archive for 2016


    • MASA REMAJA 
    Masa remaja adalah masa transisi antara masa anak – anak dengan masa dewasa. Pada masa ini psikologis anak sangat problematis karena memungkinkan mereka berada pada masa anomi yaitu masa tanpa norma dan hukum. Jadi sering ditemukan perilaku menyimpang pada masa ini. Hal ini terjadi karena perbedaan antara norma dalam keluarga dengan norma di luar lingkungan keluarga. Remaja dalam keadaan seperti ini akan mencari pegangan norma lain agar dapat menghilangkan kebingungan itu. Dalam keadaan bimbang seperti ini, remaja biasanya akan mencari semua informasi tanpa seleksi teerlebih dahulu sehingga remaja sangat mudah dipengaruhi terutama oleh media massa. Menurut Enoch Markum, berpendapat agar orang dewasa tidak menganggap setiap youth culture adalah counter culture dan remaja harus diberikan kesempatan berkembangan dan berpendapat. Enoch menawarkan 2 jalan keluar yaitu mengaktifkan fungsi keluarga dan kembali pada pendidikan agama.

    • ORIENTASI MENDUA
    1. Menurut Dr. Male orientasi mendua adalah orientasi yang bertumpu pada harapan orang tua, masyarakayt dan bangsa yang sering bertentangan dengan ketertarikan serta loyalitas dan peer )teman sebaya),apakah itu di lingkungan belajar (sekolah) atau di luar sekolah.
    2. Menurut Zulkarimen Nasution , kondisi bimbang yang dialami para remaja menyebabkan mereka melahap semua isi informasi tanpa seleksi.
    3. Menurut Dr. malo keadaan bimbang akibat orientasi mendua menyebabkan remaja nekad melakukan tindak bunuh diri.Jalan keluar yang diambil harus memperhitungkan peranan peer group. Program pendidikan yang melawan arus nilai peer,besar kemungkinannya tidak berhasil. Penggunaan waktu luang remaja juga harus diperhatikan untuk menanggulangi masalah tersebut.

    • PERAN MEDIA MASSA
    Seperti yang dikatakan tadi bahwa dalam masa remaja, remaja akan cenderung melahap semua informasi sesuai keinginan mereka. Oleh karena itu, remaja harus dibekali dengan keterampilan berinformasi seperti dalam kemampuan memilih menemukan, memilih, menggunakan, dan mengevaluasi informasi. Keterampilan ini sebaiknya diberikan pada pendidikan di sekolah. Di samping itu orang tua harus membimbing anak mereka dalam mengkonsumsi media massa. Jadi media massa diharapkan untuk memberikan informasi yang terpercaya, mendidik, dan mengandung nilai kemanusiaan agar dapat menuntun remaja ke arah yang lebih baik.

    • PEMUDA DAN IDENTITAS
    Pemuda adalah suatu generasi yang di pundaknya terbebani bermacam-macam harapan, terutama dari generasi lainnya.Pemuda diharapkan sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya dan melangsungkan estafet pembangunan secara terus-menerus.

    Proses sosialisasi generasi muda adalah suatu proses yang sangat menentukan kemampuan diri pemuda untuk menselaraskan diri di tengah- tengah kehidupan masyarakatnya.

    • PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN GENERASI MUDA
    Maksud dari Pola Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda adalah agar semua pihak yang turut serta dan berkepentingan dalam penangannya benar-benar menggunakan sebagai pedoman sehingga pelaksanaannya dapat terarah, menyeluruh dan terpadu serta dapat mencapai sasaran dan tujuan yang dimaksud.

    Pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda disusun berlandaskan :
    1. Landasan idiil : Pancasila
    2. Landasan konstitusional : Undang – Undang Dasar 1945
    3. Landasan strategis : Garis-garis besar haluan negara
    4. Landasan historis : Sumpah Pemuda Tahun 1928 dan Proklamasi Kemerdekaan 17  Agustus 1945
    5. Landasan normatif : Etika, tata nilai dan tradisi luhur yang hidup dalam  masyarakat.


    • MASALAH DAN POTENSI GENERASI MUDA
    Permasalahan generasi muda yang muncul saat ini antara lain :
    1. Dirasa menurunnya jiwa idealism, patriotism, dan nasionalisme di kalangan masyarakat termasuk generasi muda.
    2. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya.
    3. Belum seimbangnya antara jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia baik yang formal maupun non formal.
    4. Kurangnya gizi yang dapat menyebabkan hambatan bagi perkembangan kecerdasan dan pertumbuhan badan di kalangan generasi muda.
    5. Masih banyaknya perkawinan di bawah umur, terutama di kalangan masyarakat daerah pedesaan.
    6. Pergaulan bebas yang membahayakn sendo-sendi perkawinan dan kehidupan keluarga.

    Potensi – potensi yang terdapat pada generasi muda perlu dikembangkan adalah :
    1. Idealisme dan daya kritis
    2. Dinamika dan kreatifitas
    3. Keberanian mengambil resiko
    4. Optimis dan kegairahan semangat
    5. Sikap kemandirian dan disiplin murni
    6. Terdidik
    7. Keanekaragaman dalam persatuan dan kesatuan
    8. Patriotisme dan nasionalisme
    9. Sikap kesatria
    10. Kemampuan penguasaan ilmu dan teknologi


    Salah satu kasus pemuda dan sosialisasi

    Anak polisi jadi anggota geng motor Klewang
    Merdeka.com – Anda tentu masih ingat kisah sadis geng motor Klewang di Pekanbaru, Riau. Ternyata, di antara anggota geng motor itu ada nama Rahmad (16), seorang anak anggota polisi warga Kota Pekanbaru, Riau. Dia diduga sebagai pelaku kejahatan di jalanan seperti perampasan, penganiayaan dan pengrusakan hingga pemerkosaan berhasil ditangkap.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria dihubungi per telepon mengatakan, Rahmad juga diduga sebagai anggota kelompok geng motor yang selalu berbuat brutal.

    Kompol Arief mengatakan, seorang anak anggota polisi ini juga masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Pekanbaru. “Dia kami jemput dari sekolahnya bersama tiga anggota geng motor lainnya,” kata Arief.

    Dihubungi terpisah, Kepala Polresta Pekanbaru, Kombes (Pol) Adang Ginanjar mengaku telah mendapat laporan adanya seorang anggota geng motor brutal yang ternyata anak seorang anggota polisi itu. “Kami tidak akan memilah-milah, kalau memang bersalah, maka akan diberikan sanksi hukuman,” katanya.

    Rangkuman ISD BAB IV "Pemuda dan Sosialisasi"

    0
  • Assalamualaikum wr.wb , disini gw mau nyeritain cerita hidup gw yg ga penting dari gw kecil sampai gw ga kecil lagi (udah gede cuy)
    Perkenalin nama gw Muhamad Rizmi, gw lahir tgl 22 april 1998 di Jakarta. dari lahir ampe sekarang masih dijakarta bahkan rumah gw pun ga pindah-pindah.

    Nah ini foto gw pas kecil , tapi gw lupa ini umur berapa.
    Gw mulai sekolah dari TK , di TK Almushanifiyah lah gw sekolah pertama kali.
    Setelah lulus TK gw melanjut ke SD, nah disini ada yg aneh karena ketika gw daftar ke salah satu SD negri dan gw ga diterima karena alasan gw belom lancar baca padahal gw udah lancar baca, apa mungkin karena emak gw ga ngasih pelicin atau gimana gw juga kurang tau dah, alhasil karena ditempat TK gw dulu juga ada SD nya tapi swasta, yaudah gw minta masuk kesitu aja. Waktu SD gw bisa dibilang pinter gara-gara sering dapet ranking 5 besar, bahkan pernah dapet ranking 1. Ya mungkin itu karena gw ikut les jadi gw bisa dapet ranking. Ketika mau naik kelas 4 gw pindah sekolah di SDN 05 Penggilingan, gw disuruh pindah gara-gara disuruh aja ga ada alesan apapun (mungkin emak gw pengen gw masuk SD negri).
    Nah pas udah masuk negri gw malah ga dapet ranking 5 besar lagi hahaha, saingan berat cuy!!!

    Tapi yg bikin enak setelah gw pindah adalah gw dapet temen baru, walaupun ada yg udah gw kenal dari temen TK sama les. Mungkin karena gw udah lebih besar jadi lebih bisa bersosialisai sama orang banyak.














    Anjay alay amat !!!. Nah ini foto pas balik sekolah bareng temen, waktu itu gw sekolah naek sepeda nah biasa nya balik sekolah itu gw konvoi bareng-bareng kaya gitu. Oh ya itu foto waktu gw sekolah di SDN 05.

    Setelah lulus SD gw masuk ke MTsN. 24 Jaktim, masuk situ karena deket ama rumah. Bisa jalan kaki jadi bisa hemat ongkos sekalian olah raga pagi cuy. Entah kenapa pas masuk MTs ini gw suka pelajaran MTK (sebenernya dari SD juga suka) kenapa suka ? karena gw ngerti jadi enak aja pas pelajaran MTK. Gw ngerti juga karena gw masih les, tapi pas MTs gw ga pernah dapet ranking kalo ga salah :v. Gw masuk MTs juga ada untung nya karena gw jadi lebih rajin sholat (sory bukan pamer haha) di MTs itu pelajaran tentang agama kaya no.1 , ga heran si namanya juga Madrasah Tsanawiyah. Ngomong-ngomong soal pelajaran agama, menurut gw pelajaran yg paling susah di MTs itu bahasa arab, kenapa ? susah ngehapal bahasanya. 

    Lulus MTs gw masuk ke SMK Dinamika Pembangunan 1 Jaktim , lagi-lagi gw masuk sekolah karena alesan deket. walaupun ga deket-deket amat sih. Gw masuk jurusan TKJ (Teknik Komputer Jaringan), alesan masuk TKJ karena waktu itu sering maen warnet jadi pengen ngerti tentang komputer gitu. Di SMK saya belajar bahasa pemrograman menggunakan notepad/notepad++, Bongkar Pasang/merakit PC, Cisco, Debian, Mikrotik, dll. Itu saja yg gw ingat (itu pun gw belom begitu bisa/ngerti semua). Pada kelas 2 SMK gw PKL (Pelatihan Kerja Lapangan) di PT. Telkom, disana gw juga belajar lumayan banyak seperti pemasangan dan setting modem. Karena gw pkl di bagian kerja lapangannya jadi gw lebih sering kerja diluar, maksudnya seperti langsung memeriksa kabel yg rusak di RK (Rumah Kabel) lalu kerumah orang yg modem/telpon nya rusak.
    Dan angkatan gw itu angkatan pertama yg UN menggunakan komputer. Sempat ada yg kaget juga karena ga semua orang ngerti komputer. Tapi alhamdulillah semua berjalan dengan lancar.
    UN sudah selesai tinggal nunggu hasilnya lulus/tidak nya, dan alhamdulillah lulus semua. Disini yg agak membingungkan karena mau memilih kerja atau kuliah. Pertama gw pengennya si kerja tapi karena gw pikir belom siap yaudah jadinya kuliah dulu aja gw pikir.

    Gw mengikuti SNMPTN dan SBMPTN tapi sayangnya tidak diterima, jadi ya pilihan terakhir gw masuk Gunadarma karena kebetulan abang gw juga lulusan sana. Gw masuk Gunadarma dan jurusan Sistem Informasi. Dan gw sekarang ada dikelas 1KA26.

    Oh ya, FYI gw bikin post ini untuk tugas ISD (Ilmu Sosial Dasar).
    Sekian Post yg ga penting gw, kalo ada salah kata ya maklumin aja soalnya gw newbie hehe.
    Wassalamu'alaikum.

    Cerita Hidup

    0
  • - Copyright © 2013 Ini BLOG - K-ON!! - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -